Total Tayangan Halaman

Sabtu, 10 Februari 2018

Mencoba Realisasi Sekolah Perempuan Muslimah Bahagia

Sekolah Perempuan ini adalah sebuah ide yang masih sangat liar tapi sudah mengendap sejak beberapa tahun yang lalu. Diawali dari ide dasar mengenai Gidhza Care Center  yang masih agak abstrak. Tapi kemudian mulai agak berbentuk ketika menemukan ide tambahan. 

Intinya Sekolah Perempuan ini merupakan proses taurits. Pewarisan nilai nilai. Jadi, tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang masih sebaya SMP dan SMA tapi juga bagi ibu-ibu yang ingin mendidik anaknya dengan lebih baik. Masih abstrak juga ya? 


Jadi sekolah ini  gurunya adalah para senior perempuan yang hidupnya sudah terlihat tenang dan bahagia. Pola pikirnya selalu positif. Banyak berkhusnudhon dan memiliki keterampilan khusus yang bisa dibagi. Allahu a'lam. 


  

Sabtu, 03 Februari 2018

Catering Lansia Kampung Q-Ta

Bismillah. 
Program ini diinisiasi oleh Gidhza Care Center secara konseptual dan ditawarkan pelaksanaannya melalui 'Aisyiyah dan Lazismu RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Uji coba dilaksanakan di wilayah PCA Parakan berkhidmad. Seluruh ranting ditawari namun untuk periode awal diujicobakan pada 20 orang  terlebih dahulu. 

Diawali dari informasi bahwa  waktu tasharuf untuk kategori ashnaf  dhuafa sudah harus segera dilakukan agar tidak terjadi pengendapan dana Lazismu. Lancarnya proses tasharuf ini menjadi salah satu ukuran kinerja Lazismu. Dana yang  terdistibusi dengan lancar pada sasaran yang tepat akan mendorong terentaskannya  berbagai permasalah ummat. 

Intinya, program ini meniatkan dapat memberikan makan sehari-hari  untuk lansia dhuafa (yang sudah tidak produktif, yang kesulitan mendapatkan akses untuk makan, yang tinggal hanya berdua dsb). Makan diberikan dalam bentuk makanan jadi atau makanan mentah tapi dalam porsi harian. Lebih diseyogyakan jika berupa makanan jadi. Jadi bisa langsung dikonsumsi.

Kriteria ditetapkan namun untuk asesmennya melibatkan ibu-ibu 'Aisyiyah di ranting atau cabang terdekat sehingga tahu persis mengenai seberapa tepat sasarannya program ini. Hanya yang benar-benar membutuhkan yang terfasilitasi. Demikian pula sebaliknya, distimulasi dengan program ini semoga kepedulian ibu-ibu 'Aisyiyah menjadi lebih terasah. Aamiiin.

Apabila program ini berjalan lancar. Cateringnya dapat dilakukan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi di kalangan ibu-ibu. Ketertarikan pada program  catering lansia dapat ditumbuhkan pada keluarga-keluarga lansia namun bukan dari kategori miskin ataupun fakir. Tentu saja, perlakuan terhadap lansia yang ini harus dibedakan. Mereka mendapat fasilitas catering namun justru harus membayar. Baik membayar  untuk dirinya sendiri ataupun membayar untuk saudaranya sesama lansia yang kurang beruntung (fakir/miskin). Sehingga mekanisme shodaqoh tetap dapat dilakukan tapi kesejahteraan diri juga tetap terjaga karena ada program Catering Lansia Kampung Q-Ta ini. 

Allaahu a'lam.