Total Tayangan Halaman

Selasa, 21 Januari 2025

Kesyukuran Atas Suasana Akademik di AKMT

Alhamdulillaahirobbil aalamiiin, setelah mensyukuri karunia yang telah Allah SWT berikan dalam wujud institusi bernama AKMT, kini Allah SWT kembali beri kesempatan untuk mensyukuri apa yang ada di sebaliknya.  Salah satu hal besar yang sebelumnya tak pernah ada dan kini muncul adalah terbangunnnya suasana akademik yang segar dan uptodate. Waktu ke waktu selalu baru dan fresh. Alhamdulillah. 

    Salah satunya adalah kuatnya lingkungan invention atau penemuan baru di kampus. Betapa ada banyak sekali ilmu-ilmu baru yang bertebaran dan bisa dipungut satu per satu. Salah satunya adalah hadirnya LPPM. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung. Ada banyak jurnal yang lewat, ada banyak video yang hadir, ada banyak undangan yang muncul dan menjadi sebuah tata dunia baru bagi sebuah lembaga penelitian dan pengembangan di sebuah kampus baru.

    Beberapa yang lain  di antaranya adalah : 

1. Hadirnya mata kuliah-mata kuliah yang membangun  mahasiswa untuk menemukan warna baru bernama pendidikan tinggi  di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ini lokasinya di Temanggung yang sejuk, nyaman dan indah. Alhamdulillah..., 

2. Mengenal berbagai akun yang diperlukan untuk membangun karir akademik seorang dosen : SISTER, SINTA, BIMA, GARUDA, Si Braja, Si Jago, dst. 

3. Mengenal  bahwa ada dirjen yang membidangi vokasi.  

4. Mengenal bahwa ternyata ada akun BIMA akademik dan akun BIMA vokasi. 

5. Tahu bahwa para dosen hendaknya memenuhi proses perjalanan untuk Jabatan Fungsional Akademik (JAFA). 

6. Tahu dan paham alur proses untuk verifikasi akun-akun yang diperlukan untuk operasional perguruan tinggi. Alhamdulillah  

7. Pelan-pelan personal yang membidangi penelitian dan pengembangan dimunculkan oleh Allah SWT. Ada dosen baru, ada ketua senat baru, ada calon dosen berasal dari anak magang, dst.  

8. Allah SWT hadirkan tenaga kependidikan dan para dosen yang makin lama makin paham mengenai bagaimana mengelola kelebihan-kelebihan perguruan tinggi Muhammadiyah yang masih baru ini. 

9. Alhamdulillah mengenal dan ada tim yang menguasai berbagai hal seperti : mengelola laboratorium, mengelola sistem informasi akademik, mengembangkan web akademik, mengembangkan web dan instagram untuk keperluan publikasi, dsb.  

10. Alhamdulillah sistem pendidikan, pengajaran, penelitian, pengabdian, tata kelola keuangan dan tata kelola kepegawaian pelan-pelan terwujud. Alhamdulillah. 

11. Alhamdulillah surat-surat keputusan mengenai beasiswa sudah semakin matang, bekal untuk melakukan manajemen filantropi  kesehatan di bidang pendidikan kesehatan  yang  insyaallah semakin tertata. Alhamdulillaahirobbil aalamiiin.  

Alhamdulillaahirobbil aalamiiin, semua itu diijinkan hadir oleh Allah SWT salah satunya karena keputusan kecil  di RPJP 2038 AKMT  point 7 d mengenai : mendorong berdirinya Perguruan Tinggi Muhammadiyah. 


Ringkasan Rencana Pengembangan Program Jangka Panjang 2018-2038

Senin, 13 Januari 2025

Kesyukuran atas Filantropisme di AKMT, alhamdulillah.

Alhamdulillah, ala kulli hal. 

Terlepas dari prosesnya, alhamdulillah, akhirnya  AKMT berhasil benar-benar memberikan beasiswa tenaga kesehatan. Ini adalah salah satu hasil dari manajemen filantropi yang tersusun beberapa tahun sebelumnya. Diakui atau tidak, disukai atau tidak, disengaja atau tidak, keputusan itulah yang diambil untuk memulai membangun perguruan tinggi kesehatan yang masih bayi ini. 

Bisa jadi, hal ini bukan merupakan kebijakan yang populis jika ditilik dari sudut pandang keuangan namun sangat strategis jika dilihat dari sudut pandang kaderisasi. Sebuah jalan dakwah yang dihadirkan oleh Allah SWT untuk memberi ruang bagi sekian puluh atau sekian ratus orang atau bahkan kelak ribuan orang yang mungkin semula tidak punya akses untuk mendapatkan peluang studi lanjut menjadi memiliki peluang itu. Alhamdulillah ala kulli hal. 

Saya harusnya menjadi orang yang sangat bersyukur dengan karunia ini. Saya yang menyatakan diri sebagai nahnu amil qobla kulla syai', nahnu du'at qobal kulla syai', ternyata diberi fasilitas yang sangat luar biasa oleh Allah SWT untuk mengelola sebuah lembaga not for profit ini. Ini bukan situasi yang mudah memang,  namun ternyata ini adalah karunia luar biasa. 

Saya jadi bisa mengenal  lebih baik seluruh PCM yang ada di Temanggung, diberi ruang untuk mengeksplore  dan memfasilitasi anak-anak muda itu untuk dijadikan next filantropis berikutnya. Masyaallah tabarokallah. 

Alhamdulillah, malam ini, 14 Januari 2025, Allah SWT memberi petunjuk agar saya mensyukuri nikmat luar biasa ini. Ada beberapa pencapaian terkait manajemen filantropi untuk membantu RS Privat non Profit serta Membantu terwujudnya Indonesia Bebas Stunting dengan situasi AKMT saat ini. Ini jalan yang sangat strategis dan harus disyukuri. Berikut rinciannya : 

1. Terkumpul 58 dan 48 mahasiswa yang bisa ditasharufkan menjadi agent filantropis berikutnya. 

2. Terwujud suasana akademik di Perguruan Tinggi  Muhammadiyah Temanggung, yang sebelumnya belum ada. 

3. Terwujudnya miliu dakwah cinta qur'an yang terbangun dari metode Tamyiz yang secara konsisten diadakan di setiap Senin pagi untuk dosen dan tendik. 

4. Terwujud kebarokahan al Qur'an dalam setiap kegiatan yang mengiringi nafas perjalanan AKMT sebagai sebuah entitas bayi bungsu di lingkup Diktilitbang PP Muhammadiyah. 

5. Terselipnya AKMT sebagai salah satu entitas dakwah persyarikatan yang memiliki ruang  luas untuk membuka jalan bagi perwujudan ilmuwan-ilmuwan muda dalam kerangka Kampus Peradaban dan Berkemajuan. Prodi bervisi sociopreneurship. 

6. Terhubungnya para tendik dan dosen dengan sekolah-sekolah dan pesantren se Kabupaten Temanggung serta area Jateng Selatan dalam kerangka PMB dan Pengabdian Masyarakat. 

7. Terwujudnya ruang yang luas bagi saya sebagai pembelajar dan teknisi sistem untuk mengawali satu lagi sebuah unit bisnis stratejik dari RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Plus masih ada banyak peluang untuk membantu  dosen, tendik dan alumni memiliki kolam pengembangan melalui Center of Exellence AKMT. Dimulai dari lahirnya BUMA sebagai pusat inkubasi bisnis hasil kreasi pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat. Tidak instant memang, tapi peluang ini tersedia secara luas. 

Alhamdulillaahirobbil aalamiiin. AKMT telah mengantarkan saya dalam posisi  keimanan dan upaya menjaga ketaqwaan saya karena saya sering dalam posisi merasa tak berdaya kecuali hanya dengan bersandar pada Allah SWT saja saat memikirkan kemajuan untuk AKMT ini. Ini hal terpenting untuk pengembangan kepribadian saya. Alhamdulillah ala kulli hal. 

Terima kasih ya Allah SWT atas semua karunia terbaik ini. Segala puji hanya milik Engkau. Alhamdulillah.  



Minggu, 05 Januari 2025

AKMT salah satu wujud RPJP RSMT yang menjelma nyata sekaligus sequel pusaran cinta

 5 Januari 2025

Saat yang tepat untuk melakukan refleksi. Sebuah evaluasi dari sebuah perjalanan yang dimulai kurang lebih 10 tahun lalu atau bahkan  mungkin jauh lebih lama dari itu. Mengenai sebuah cita-cita terwujudnya perguruan tinggi Muhammadiyah di Temanggung. 

Mengapa 10 tahun ? ini jika diambil dari sebuah momentum kehadiran ketua PP Muhammadiyah Prof Dien Samsudin ketika meresmikan gedung Arroyyan RS PKU Muhammadiyah Temanggung. Tahun 2014. Saat itu, di hadapan ribuan  orang anggota Muhammadiyah yang hadir di acara pengajian akbar, beliau "menantang" Muhammadiyah Temanggung untuk memiliki perguruan tinggi. Sejak saat itu, beberapa kali di beberapa forum, wacana mengenai pendirian perguruan tinggi mulai  lebih sering terdengar. 

Hingga, suatu saat di sekitar tahun 2017. Di salah satu butir rencana pengembangan jangka panjang  (RPJP) 2038 RS PKU Muhammadiyah Temanggung, ada salah satu butir yang berbunyi  "Mendorong  Berdirinya Perguruan Tinggi". Di bahas dan diseriusi di dalam masa kepemimpian direktur RSMT DR. Drg. Edi Sumarwanto MM, MHKes.  Setelah itu forum musyda Muhammadiyah  mengesahkan  pula mengenai wacana ini. Perjuangan sejarah pendirian perguruan tinggi Muhammadiyah Temanggung mulai lebih diseriusi melalui kinerja tim Task Force yang kesemuanya adalah karyawan RS PKU Muhammadiyah Temanggung.  

Pada tahun 2022, tepatnya tanggal 9 September, ijinpun terbit. Alhamdulillah, akhirnya perguruan tinggi Muhammadiyah Temanggung benar-benar telah terwujud. Namanya : Akademi Kesehatan Muhammadiyah Temanggung (AKMT). Saya terlibat menjadi salah satu anggota tim task force tersebut. Terlepas dari semua hiruk pikuk serta serbi-serbi pendiriannya, alhamdullillah ala kulli hal. Saya bersyukur diberi kesempatan untuk turut membidani kelahiran bayi bernama AKMT ini. Alhamdulillah.

Rupanya, tidak berhenti dari sekedar tim task force, berikutnya amanah pun harus saya terima untuk membidani sebuah sistem baru bernama direktorat administrasi umum, keuangan dan AIK. (Pengelolaan SDM ada pula di dalamnya), maka dapat dikatakan 4 tungku sejerangan ini harus dibangun dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Hingga kini  menjelang PMB  angkatan ke 3, masih saja ada trial dan trial untuk menyempurnakan bentuknya. Namun, ada satu kesyukuran yang sangat besar yang saya harus garis bawahi dan cetak tebal, AKMT ternyata adalah salah satu wujud dari doa-doa saya yang pernah saya panjatkan. Bersama sekian trial yang tidak selalu berhasil itu pula, alhamdulillah akhirnya AKMT justru mewujudkan berbagi cinta dalam bentuk yang berbeda. Masih di seputar dakwah kesehatan, namun kali ini melalui pendidikan kesehatan. 

Jalan memang masih panjang untuk kelak sempurna, namun setidaknya kita bisa mengatakan bahwa RPJP 2038 ini ternyata direalisasikan lebih awal oleh Allah SWT. Tinggal bagaimana merawat dan membesarkan AKMT ini agar kelak bisa menjadi salah satu bentuk  GRANT MAKING  atau manajemen filantropi sesuai cita-cita awal pendiri Muhammadiyah dalam tema : Schooling, Feeding, Healing. Mewujudkan salah satu visi prodi RMIK mendorong untuk terbentuknya sociopreneurship  di kalangan civitas akademika. 

Tentu tidak selalu mudah, namun bersama ridho Allah SWT dan selalu menggantungkan diri padaNya (Allahu Shomad), akan membuat semuanya menjadi mungkin terlaksana. Di samping itu, ada senjata yang bisa terus diupayakan bernama doa. Doa agar Allah SWT mudahkan semua urusan, agar Allah SWT memberi petunjuk dalam setiap langkah pengembangannya plus diturunkan keberkahan, rahmat dan kesuksesan. Terwujud Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2043 yang dicitakan hingga kemanfaatannya dirasakan sejak masih dalam usia awal pertumbuhannya.  

Buat saya pribadi, realisasi terwujudnya AKMT adalah satu lagi wujud dari proses untuk perwujudan Pusaran Cinta. Di buku yang mengupas kegalauan saya di akhir masa kerja 25 tahun di RSMT itu terbetik keinginan saya untuk melipir agar bisa memberi ruang bagi adek-adek saya di RSMT untuk bertumbuh namun di sisi lain  rasa tanggung jawab saya karena saya  telah diberikan peluang beasiswa untuk studi RPL di bidang RMIK menjadi penghalang untuk saya pensiun lebih awal. Rupanya Allah SWT berikan solusi terbaik. Saya diamanahi untuk turut membesarkan AKMT  sebagai dosen sekaligus Wadir II dan  amanah di RSMT bisa menjadi salah satu bagian dari pengabdian masyarakat saya. Ruang yang jauh lebih luas untuk PUSARAN CINTA.  Alhamdulillaahirobbil aalamiin. 





Jumat, 03 Januari 2025

Fundraising di Schooling, Feeding, Healing

Sejak 2018 lalu, pelan-pelan saya mengeja sebuah pemaknaan dari manajemen filantropi dan lebih spesifik lagi mengenai potensi fundraising. Ini praktik panjang dari CFRM saya tentunya. Setelah selesai dan tuntas mengadvokasi GCC RSMT, pelan-pelan saya diberi ruang yang jauh lebih besar bernama AKMT. Masyaallah. Belajar dari proses terdahulu, saya tidak melepas GCC RSMT 100 persen. Tetap ada sisi-sisi pengembangan menjadi sebuah entitas profesional yang harus saya lakukan. Maintenance sistem, mensupervisi sistem dan sambil membangun sistem berikutnya. 

Ada yang menduga AKMT lahir langsung besar, sehingga kadang-kadang lupa mencermati bahwa ada hal-hal kecil yang terlewat. Mindset boleh besar tapi action tetap harus dimulai dari kecil, dari melangkah 1 demi satu. Ini pelajaran yang saya peroleh sepanjang tahun 2024. Ternyata, sistem ini hanya nampak besar tapi masih perlu dirawat layaknya bayi. 

Maka, saya pun kembali terjun menjadi voluntary. Saya kembali men gambil langkah sebagai intermediary (di samping menjadi grantor). Saya pelan-pelan menemani proses beberapa rekan implementator. Memang tidak mudah, tapi ini harus saya jalani. Itu jalan  untuk insyaallah memperpanjang usia produktif saya. Saya memang sudah menyatakan pensiun sejak hampir 3 tahun lalu (saat usia bekerja saya 25 tahun), namun Allah SWT taqdirkan saya menemukan lahan baru untuk saya berkarya. 

Menjadi desainer sistem manajemen filantropi. Kali ini di dunia pendidikan. Melalui  jalur pendidikan kesehatan. Maka, insyaallah healing, feeding dan schooling menjadi tuntas saya pelajari. Jalan masih panjang, namun telah dimulai. Alhamdulillah.