Total Tayangan Halaman

Sabtu, 20 Agustus 2022

Evaluasi Kemajuan GCC RSMT

Alhamdulillah, kemajuan GCC RSMT sebagai partner SDM RS  untuk bertumbuh dan berkembang semakin tertata. Dia adalah bagian dari RSMT yang memperkuat semangat penolong kesengsaraan umum. 

Beberapa kegiatan yang selama ini belum terlaksana karena kurangnya sumber daya manusia  mulai bisa terlaksana. Evaluasi berkala harus terus dilaksanakan. 

Evaluasi terbesar adalah : 

1. Apakah tim ini manfaat dan perlu dilanjut? (pertanyaan ini pernah saya sampaikan pada manajer SDI RSMT era sebelum  awal tahun 2022, jawabnya adalah lanjut. Insyaallah kita sudah mulai merasakan manfaatnya). 

2. Apakah tim ini memberi kontribusi terhadap tumbuh kembangnya RSMT ? (saya harus menjawab dengan sebuah riset mengenai berapa kontribusi tim ini terhadap pemasukan RS, insyallah akan jadi bahan call for paper untuk IHEX 2022). 

3. Apakah tim ini memiliki peluang untuk dikembangkan? 

4. Apakah cara  RS mengelola tim ini bisa disistemkan dan diduplikasi? 

5. Apakah cara Lazismu membersamai tim ini bisa dijadikan bagian dari manajemen filantropi? 

6. Apakah selaku pelatih awal bagi  lahirnya tim GCC RSMT, Lazismu dan MDMC mendapatkan sisi positif ? 

7. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu insyaallah terangkum dalam portofolio yang sudah disusun oleh Manajer SDI GCC RSMT bersama tim. Analisa  komprehensif  terhadap portofolio ini insyallah akan disusun oleh CKO dan menjadi profil terkini dari GCC. GCC yang bisa dikembangkan tak hanya  di RSMT namun diujicobakan prototypenya di RSMA. 

"Rayakan Dulu Keberhasilan Ini"

Ijin penyusunan portofolio sudah turun,  bersamaan pula dengan ijin untuk menguji coba prototype ini di RS lain. Bismillah, semoga kelak bisa ditempelkan ke berbagai RS sebagai wujud  versi manajemen filantropi MPKU melalui RSMA. Khas RS. Kolaborasi intens dengan LAZISMU. Allahu a'lam. 

Salah satu bentuk keberhasilan lain yang perlu dirayakan sebenarnya adalah sebentuk kesyukuran di mana setelah lahir GCC RSMT, lahir adeknya yaitu TRC (Tim Reaksi Cepat).  Butuh waktu kurang lebih 3 tahun (hampir 4 tahun saat ini) untuk bisa mulai terlihat portofolionya, sehingga sudah berani  jika dilahirkan adeknya. TRC. Insyaallah  ia akan menjadi masterpiece berikutnya. 

Mungkin ada yang tidak melihat benang merahnya, namun sebenarnya jika diamati :   GCC RSMT dan TRC ini seperti kakak adek yang memang harus lahir berurutan. Fungsinya tidak persis sama namun bisa jadi ada irisan-irisannya atau bisa juga merupakan sambungannya. Yang jelas, bagi saya pribadi, kelahiran TRC adalah hadiah atas 3 tahun waktu membesarkan bayi bernama GCC RSMT.  TRC insyallah akan jadi adek yang gagah serta memeluk kakaknya GCC RSMT dengan  penuh kasih sayang. Mereka akan berkolaborasi dengan LAZISMU dan juga MDMC dalam situasi dan kondisi tertentu. 

GCC mendampingi dan menemani, TRC menjemput dan merespon cepat jika yang didampingi butuh dijemput segera. Kurang lebih seperti itu konfigurasinya. Semangatnya diambil dari transparansi LAZISMU dan respon cepatnya  MDMC. 

Keduanya berbapak kandung pada nilai-nilai penolong kesengsaraan umum (PKU).  Lahir karena kebutuhan kita terhadap upaya menolong orang lain. Maka, meskipun bukan saya  pribadi yang melahirkan, tapi saya apresiasi dan dukung penuh kelahirannya. 

Alhamdulillah pula hadiah bagi lahirnya tim TRC ini adalah berita mengenai kehadiran bayi baru lagi. Sebuah Ambulance  yang insyallah diperoleh dari salah satu rekanan RSMT yang bermaksud turut berkontribusi terhadap upaya kesehatan untuk masyarakat, yaitu BRI. Ini menjadi hadiah kelahiran yang luar biasa. Ambulance baru yang insyallah akan hadir di moment Milad RSMT 2022 (sekitar bulan Oktober 2022) ini kelak insyaallah akan lalu lalang juga menjemput dan mengantar pasien-pasien yang membutuhkan. 

Fa bi ayyi aalamaai Robbikumaa tukadzibaan..

Maka, atas beberapa nikmat tersebut, kesyukuran adalah niscaya. Harus bersyukur. Harus bersyukur dan terus bersyukur, Alhamdulillah,,