Total Tayangan Halaman

Rabu, 06 Januari 2021

GIZI REMAJA

Remaja adalah harapan masa depan bagi bangsa ini. Masih banyak PR-PR besar yang harus diselesaikan oleh bangsa ini, dan kelak para remaja saat inilah yang harus menyelesaikan PR-PR tersebut. PR bersama dan PR individu. 

PR individu remaja antara lain adalah mengenai tanggungjawab mereka sebagai pelanjut generasi. Mereka yang saat ini masuk kategori remaja kelak akan menjadi orang tua. Dan demikian seterusnya. Oleh karena itu, sisipan kecil ini diharapkan mampu menjadi bekalan penting untuk remaja. 

Bicara mengenai gizi remaja adalah bicara mengenai makanan dalam hubungannya dengan kesehatan remaja. Makanan yang dimaksudkan adalah penting untuk masa kini dan masa yang akan datang. Gizi masa kini adalah kebutuhan untuk saat ini (untuk bertumbuh, untuk berkembang dan untuk kebutuhan keseharian) sedangkan kebutuhan gizi yang akan datang adalah kebutuhan untuk cadangan di masa mereka kelak menjadi orang tua. 

Sepasang orang tua masa depan yang diawali dari remaja di masa sekarang adalah terdiri dari remaja perempuan dan remaja laki-laki. Merekalah yang kelak menjadi orang tua. Mereka lah yang akan melanjutkan tugas membangun generasi berikutnya. Demikian seterusnya. 

Oleh karena itu pembahasan gizi remaja menjadi penting. Tak hanya diperlukan saat ini tapi juga diperlukan untuk masa depan. 

Zat gizi penting tapi sering terlewat adalah zat besi. Zat ini diperlukan oleh anak-anak dan remaja perempuan salah satunya karena proses menstruasi. Pada saat menstruasi, sebagian besar zat besi meluruh bersama darah yang keluar. Itu sebabnya sering ditemui kasus remaja putri mengalami anemi. 

Cara sederhana cek kondisi anemi remaja putri adalah dengan cek konjunctiva mata. Jika berwarna pucat itu tanda kurang zat gizi besi atau anemi. Jika kondisi demikian, maka remaja memerlukan suplemen berupa zat besi. Sediaan ini tersedia di semua Puskesmas. Hubungi saja ahli gizi setempat. Sedangkan dari makanan, zat besi diperoleh dalam lauk hewani dan sayuran hijau. 

Ada satu lagi yang perlu diperhatikan terkait konsumsi zat besi. Teh dikenal menjadi penghambat untuk terserapnya zat besi  secara sempurna sehingga disarankan untuk tidak mengkonsumsi teh berdekatan dengan waktu makan. Setidaknya dalam waktu 30 menit.  

Sederhana tapi harus dimulai dari saat ini juga. 

Perhatikan Gizi Remaja Anda.