Zakat sebagai alternatif pembiayaan pembangunan sangat mendukung pemikiran ini karena itu nutriekonomi menjadi topik bahasan yang sangat penting.
Justifikasinya :
1. Gizi atau nutrisi ada di ranah preventif.
2. Semua orang lebih mudah mengakses gizi yang murah daripada obat yang murah.
3. Mencegah lebih murah daripada mengobati.
4. Temuan-temuan mengenai makanan hubungannya dengan kesehatan sudah banyak sekali.
5. Ahli gizi hasil didikan perguruan tinggi sejak D III hingga S 3 Jumlahnya banyak sekali di Indonesia.
Melihat semua latar belakang tersebut perlu research : Bagaimana implementasi nutriekonomi di Indonesia?
Saatnya bagi Ahli Gizi untuk berperan dalam Kesehatan Dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar