STANDAR
PRAKTIK PROFESI GIZI TERKAIT PENELITIAN
Dasar
Pemikiran :
Penerapan
penelitian secara efektif akan mendukung generasi peneliti gizi yang akan
mendorong peningkatan kualitas secara berkesinambungan dan menyediakan
dokumentasi-dokumentasi yang bermanfaat bagi klien.
Indikator
:
Masing-masing
dietesien professional :
1. 1. Menetapkan
dan mereview penemuan-penemuan dari hasil penelitian untuk diterapkan dalam
praktik.
2. Dasar
praktiknya mengacu pada prinsip-prinsip ilmiah, hasil penelitian dan teori.
3. 2. Meningkatkan
penelitian melalui kerja sama dengan sesama dietesien, tenaga professional serta
organisasi lainnya.
4. 3. Mendukung
pengembangan pengetahuan dan penelitian baru dalam bidang dietetic.
5. 4. Mengumpulkan
data yang dapat diukur dan mendokumentasikan hasil-hasil dari praktik
dietesien.
6. 5. Menyebarluaskan
data hasil penelitian dan semua aktivitas melalui bermacam-macam media.
Tindak
Lanjut :
I.
Tahap I
1. Promo
Beasiswa Penelitian Gizi dengan acuan dasar Scientific Qur’an. Bisa mengacu
Harun Yahya Series. Nutriekonomic.
2. Target
: Kanak-kanak, Perempuan, Netizen, Hafal Qur’an
juz 30.
3. Difasilitasi
untuk ikut Lomba KIR Nasional, dilatih dari dasar sampai jadi juara Nasional.
4. Khusus
Program SMP ke atas tambahan persyaratan : mau dilatih bahasa Inggris, Arab dan
Mandarin. Harus mau ikut kelas
International dan kejuaraan International.
II.
Tahap II
1. Program
Pelatihan untuk Instruktur/Coach.
2. Program
Pelatihan untuk Manajer Rumah Dunia Sehat
Syarat :
a.
Perempuan
b.
Netizen. Lahir di atas tahun 90-an.
c.
Bersedia tinggal di asrama. Ikut kontrak
minimal 3 tahun.
d.
Hafal minimal juz 30 dan bersedia
berproses untuk minimal hafal 3 juz
selama 3 tahun.
e.
Uang saku, uang makan, insentive umroh
jika terealisir target.
f.
Bersedia magang di Sekolah Perempuan
Muslimah Bahagia.
g.
Khusus Coach bahasa : Menguasai bahasa
Inggris, Arab dan atau mandarin. (minimal menguasai active salah satu dan
passive 1).
h.
Setelah 3 tahun boleh ikut peluang
Beasiswa ke salah satu negara muslim. Syaratnya harus bisa mengimplementasikan
program Gidhza Care Center di negara yang bersangkutan.
III.
Tahap III
1. Cari
akses terpendek ke Funding.
2. Syariah
insurance, OPZ, CSR perusahaan, lembaga donor (IDB, ADB).
IV.
Tahap IV
1. Publikasi
melalui jurnal ilmiah. Cetak maupun e library.
2. Presentasi
langsung di masyarakat.
3. Presentasi
pada PEMDA, Rumah Sakit dan
Sekolah-sekolah.
4. Kabupaten
percontohan : Temanggung.
V.
Tahap V : Implementasi
1. Coach
dan siswa terlibat secara active di Gidhza Care Center.
2. Pusat
penelitian Gizi Masayarakat, Gizi Klinik dan
Teknologi gizi tepat guna.
3. Semua
civitas Gidhza Care Center menerapkan wirausaha dalam kesehariannya.
4. Fasilitator
Food Stamps untuk seluruh kecamatan di kabupaten Temanggung.
5.
Tidak
ada makan siang gratis. Orang tua yang ,mengikutsertakan anak-anak di program
Food Stamps harus terlibat active sebagai donator, maupun menyumbangkan tenaganya
untuk operasional Gidhza Care Center. Bagi
orang tua yang mengikutkan anaknya di Foodstamps. Harus hafal Qur’an minimal
juz 30. Berproses selama anaknya dalam terapi Food Stamps.
7. Bagi
para bapak, wajib sholat di masjid manapun saat mereka beraktivitas minimal 4
kali dalm sehari. Bagi yang sholat 5 waktu bisa di masjid terus ada insentive
tambahan yang diberikan untuk anak. Dalam bentuk gadget tekonologi. Bisa
computer atau laptop.
( (Revisi terakhir tulisan ini 5 Januari 2015), revisi lagi untuk salah ketik, dll (9 Desember 2023).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar