Total Tayangan Halaman

Rabu, 02 Oktober 2019

Lanjutan "Satu Hal" dan "Hal Lain"

Lalu, di mana istimewa nya ketika uang seribu diberikan untuk memberi makan dhuafa? 
Semua orang juga bisa, ya kan?

Nah, justru di sinilah beda nya.
Justru karena semua orang pasti bisa, maka program ini diharapkan bisa diduplikasi seluas-luasnya. Makin banyak yang melakukan duplikasi, maka makin cepat Nutriekonomi Indonesia Cost Effectiveness 2022 bisa tercapai.

Ini cara yang beda. Ini bukan cara yang biasa. Ini sebuah creative thinking Out Of The Box. Pake Otak Kanan. Kanan Banget.

Ini adalah mengenai bagaimana uang seribu yang anda keluarkan tidak hanya bisa untuk memberi makan dhuafa 60 orang dalam satu bulan, tapi dia juga bisa :
a. menggaji 3 relawan,
b. menguatkan  nama baik RS anda,
c. berbuat kebaikan pada dhuafa di sekitar anda
d. turut melakukan pendampingan pada pasien TB di sekitar anda
e. berlapang-lapang untuk nakes yang belum punya pekerjaan tetap
f.  memberi kesempatan magang pada lulusan SMK yang ternyata "bisa"
g. berbakti pada orang tua melalui Muhammadiyah Senior Club
h. menguatkan peran ahli gizi dalam program Tumbuh Kembang Anak,
i.  menginisiasi model Green Hospital dengan pengelolaan sampah bersih, dst, dst.

Ini seribu lho. Iyes.
Seribu yang anda masukkan ke kaleng kecil berwarna kuning LAZISMU KL RSMT bernama "Raih Surgamu melalui SMS=Sehari Minimal Seribu". Itupun cuma 25% nya lho. Masyaallah ya? Maha besar Allah SWT yang menciptakan "satu hal" dan menciptakan "hal lain" untuk berkolaborasi.
Maha Besar Allah SWT yang telah menunjukkan jalur kanan.
Ke kanan sebentar dan kemudian kembali menjadi moderate. Wasathiyah. Tetap harus disempurnakan dengan analisa-analisa otak kiri. 
Allahu a'lam. Allahu Akbar !!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar