Total Tayangan Halaman

Selasa, 14 Juni 2011

Pelatihan Manajemen LAKTASI


ASI EKSLUSIVE di MATA NAKES
RS PKU MUHAMMADIYAH TEMANGGUNG
Juni 2011
Pendahuluan
Pendapat dan persepsi tenaga kesehatan  dapat menjadi indikator cakupan pemberian ASI ekslusive di sebuah RS. Sebuah pelatihan  manajemen laktasi yang dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman para tenaga kesehatan terhadap sosialisasi ASI ekslusive telah diselenggarakan di RS PKU Muhammadiyah Temanggung.
Beberapa karyawan yang dipilih secara acak dari petugas yang berkaitan langsung dengan pasien diambil sejumlah 20 orang.
Duapuluh orang tersebut kemudian diberikan pelatihan mengenai manajemen laktasi. Dilakukan pretes dan post test serta diharapkan monitor yang terus menerus dapat menjadikan kegiatan manejemen laktasi dan kampanye ASI Ekslusive menjadi kegiatan yang berkesinambungan.
Output yang diharapkan adalah munculnya konselor atau perempuan tenaga kesehatan yang mendorong budaya pemberian ASI Ekslusive.
Out come yang diharapkan adalah meningkatnya cakupan pemberian ASI Ekslusive yang berimbas pada kecerdasan anak.
Metode
Pengambilan data ini dilakukan di tengah-tengah acara dengan cara mengedarkan kertas potongan seukuran seperempat folio dan meminta peserta pelatihan mengisi. Peserta tidak diminta menuliskan namanya dengan harapan mereka akan menuliskan dengan lebih objective.

Hasil
Dari 20 orang yang diundang, yang datang 16 orang.
Komentar mengenai Alasan/faktor keberhasilan pemberian ASI EKSLUSIVE  adalah sebagai berikut :
No
Komentar Ketidakberhasilan 
Komentar Keberhasilan 



1
Karena keinginan menyusui kurang
·         Ada keinginan menyusui
·         Dukungan keluarga
2
·         ASI tidak  keluar
·         Bekerja
·         Kurangnya pengetahuan tentang manfaat ASI
·         Tidak bekerja
·         SDM tinggi (berpendidikan)
3
Puting susu tidak ada (kurang perawatan).
ASI Sedikit
Emosi Tinggi 
Puting susu menonjol
ASI banyak
Penuh kasih sayang
4
Faktor ekonomi (stress)
Ikhlas
Penuh kasih saying
Keluarga sehat
Ekonomi memadai  
5
Kurangnya pengetahuan orang tua tentang manfaat ASI.  
Anaknya menjadi sehat.
6
Faktor Pekerjaan
Kemauan ibu yang kuat untuk tetap menyusui
Punya waktu yang luang.
7
Sibuk kerja
Puting lecet
Produksi ASi tidak banyak
Tahu betapa besar manfaat ASI bagi bayinya.
Sayang dengan bayinya.

8
Kurang pengetahuan
Kurang informasi
Anak Sakit
SDM bagus
Komitmen terhadap ASI ekslusive
9
Ibu kurang/tidak telaten
Ibu kurang/tidak sayang bayi
Rumah tangga bermasalah
Ibu mencintai anaknya
10
Ibu bekerja
Menggunakan KB hormonal.
ASI berkurang
Bayi tidak mau menyusu.
Lebih sering rewel.
Ibu bekerja yang bisa pulang ke rumah untuk lebih seirng menyusui.
11
Malas
Tidak keluar ASI
Takut berubah bentuknya
Ingin anaknya sehat
12
Belum siap u hamil karena baru pulang dari luar negeri.
Mendapat dukungan dari keluarga
Ingin anaknya cerdas.
13
Malas, mementingkan penampilan dan pekerjaannya.
Tahu pentingnya ASI
Ingin selalu sekat dengan anaknya.
14
Malas karena merasa sibuk
Mempunyai komitmen ASi eksklusive
Telaten memerah ASi dan menyimpan.
15
Takut payudara berubah bentuk
Ditinggal bekerja
Semangat karena sudah tahu manfaatnya.
Benar-benar ingin anaknya lebih dekat dengan ibunya.
16
Ibu pekerja yang sibuk.
Ibu tahu pentingnya ASI yang snagat dibutuhkan bayinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar